Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

BERSISIK HATI RASANYA

tidurlah dengan selimut kelam. dengan lampu temaram dan mimpi yang gelap rengkuh semua khayalan semaumu esok pagi kau akan bangun dalam ketidak warasan yang hakiki sebab separuh harapan mu lebur di makan takdir bersisik hati rasanya semakin di kerat semakin berdarah di dera dera sakit yang menggelincang mematahkan semangat hingga cakrawala sadarilah ini.. kamu bukan lagi pemeran utama hidupnya sudah memiliki aktris baru yang memainkan skenario tuhan seumur hidup kyang sutradara tersenyum bahagia. sebab ia tau apa yang di butuhkan hambanya bukan persoalan terima atau tak terima tapi demi kebaikkan bersama sudahilah.. tembok besar telah menutupi angkasa raya tak mudah kau geser bahkan kau hancur kan semesta tak mendukung

Hampir Low batt Kewarasan

kaca di kamar mandi kantor ku terlalu gemerlap. terlalu nyata membiaskan tubuhku . bisakah ia berpura-pura.. membiaskan wajah yang merona dan tampak bahagia. itulah cermin.. ia tak pernah berbohong. bukan seperti ku.. pandai sekali bagai tupai. cermin cermin .. bawa aku ke duniamu. masuk ke dalam setiap celah mu.. ajak aku berimajinasi dengan kehidupan semu. kemudian, tok... tok.. tok.. dari dalam cermin menyeret ku masuk. aku menurut.. dan aku .. ada di dunia yang ku mau. aku bangun dengan kopi yang manis.. tak ada asam lambung. ku menoleh ada sosok nya yang dulu. menemani  di setiap pagi dan malam ku ia mencerita kan, tentang sembilan tahun tanpa hadir ku. kelabu katanya bagai lemari berdebu. genggaman tangannya seolah ingin mengajak ku kemana pun ia mau tanpa malu dan tanpa ragu ada seorang gadis kecil lugu memanggilku ibu ia mirip sekali dengan laki-laki itu. dan berkata "bikinkan aku susu" aku ibu? ibu dari anak ku, tapi siapa ayah ...