Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Terimaksih Tuhan , engkau mengembalikan Oksigen untuk ku bernafas lega.

Terimakasih tuhan . engkau menggenggam erat doa-doa ku lalu engkau lepaskan di saat yang tepat dan waktu yang indah . Berbulan bulan lamanya aku sesak sendiri , seperti kehabisan oksigen atau bahkan diruangan hampa tanpa udara . aku meronta-ronta kesakitan , namun tak ada yang mendengar kecuali engkau wahai tuhanku . jangan kan berjalan mencari oksigen , berdiri saja pun rasanya sangat sulit . aku hampir menyerah , namun sesuatu menguatkan ku . aku tidak boleh menyerah .. "Dulu , aku tak bisa membandingkan mana siang atau pun malam"  Tuhan , masih ingatkah engkau bagaimana aku gila ketika bersujud padamu ? bagaimana mata ini sejadi-jadi nya karena terlalu berkabung ? bagaimana gelap nya hari ku meskipun itu siang hari atau sore hari bahkan pagi hari . semua terasa sama , seperti malam saja . tuhan jujur ku katakan , rasanya sungguh tidak mengenakkan . "Hingga suatu ketika ku temukan pelita dalam hatiku namun masih saja sesak"  setelah kehabisan oksi...

Untukmu , Tiada henti ku ucapkan terimakasih meski bukan pada waktu momen special

Tidak perlu aku lihat tanggal , hari apa sekarang ? ulangtahun kah kamu ? valentine kah ? atau anniversary kita kah ? karena rasanya dengan mengucap terimakasih padamu setiap hari saja masih belum cukup untuk ku . aku tidak perlu menunggu moment special untuk mengucap kan terimakasih padamu . "Terimakasih , karena engkau selalu bisa aku andalkan dari meninjam tangan mu untuk menghapus air mataku , bahu untuk bersandar bahkan hanya sekedar membukakan botol minuman" Pertama-tama, terima kasih banyak sudah menyadarkanku bahwa setiap manusia juga ada keterbatasannya. Terima kasih sudah mengingatkan bahwa aku tidak boleh terlalu sombong dengan mengira bahwa aku tidak butuh siapa-siapa. Kamu membuatku paham bahwa meminta pertolongan orang lain tidaklah sama dengan menjadi manja. Kamu mengajarkan bahwa membuat orang yang menyayangimu merasa berguna, sebenarnya sama dengan memberi mereka alasan merasa bahagia. Dari meminjamkan bahu untuk tempatku bersandar, sampai membukakan boto...

Tolong Masukkan Saya Pada HatiMu

Teruntuk diriMu , yang senantiasa aku muliakan . aku mencintaiMu meski terkadang aku lalai . aku menantikan hadirMu meski kadang aku ingkar akan janjiku . Terimakasih , engkau begitu menunjukan rasa cintaMu pada ku , sehingga engkau selalu saja rindu akan suara ku , rindu akan tangisan ku dan rindu akan permohonan-permohonan ku . Aku slalu merasakan hadirMu disini , menemani setiap ketik jari tangan ini , menemani setiap langkah kaki ini .  sebelum aku merasa sedekat ini padaMu aku pernah merasa sejauh lagit dan bumi padaMu . bukan engkau yang meninggalkan ku , tetapi aku yang pergi menjauh dariMu . kurasa , hanya engkau lah tempat ku kembali akan slalu menerima ku sejauh apapun aku pergi dariMu. Mencintai selain dirimu akan slalu membuat ku sakit hati dan kecewa namun mencintai mu aku tidak akan pernah merasa kecewa . Janji mu selalu benar . ku mohon , masukkan aku pada hati Mu jadikah aku ahli syurga Mu seperti aku yang menempatkan mu pada hati ku . engk...
Ibaratnya, hidup adalah hadiah dari Penciptamu. Sebisa mungkin rayakan hidupmu dengan selalu berbahagia. Berbagi senyum dengan orang-orang yang kamu temui, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman, atau belajar dan mengerjakan sesuatu yang bisa membuatmu merasa puas. Ketika nasib hubunganmu tidak bisa diprediksi, jangan sekali-kali menggantungkan kebahagianmu pada pasangan. Sifat manusia bisa berubah, cinta atau kasih sayang mungkin saja luntur, bahkan cinta bisa tiba-tiba hilang lantaran diganti cinta yang lain. Jadikan kebahagiaan sebagai otoritasmu sendiri. Ada atau tidaknya seseorang di sampingmu, kamu tetap bisa hidup bahagia.

Pesan Singkat Yang tak Terkirim Untukmu

Tolong , jangan datang jika hanya ingin mengusik . hidup ku sudah (berusaha) bahagia . Kini , sudah ku lewati dimana aku harus merangkak-rangkak dan tertatih-tatih hanya untuk sekedar berdiri dan berjalan menghadapi hidup ini sendiri tanpa mu , setelah apa yang pernah terjadi padaku . jangan engkau datang lalu mengusik dan mematahkan kembali apa yang sudah aku perbaiki . ijinkan aku untuk move on , untuk menikmati sisa hidup ku yang separuhnya sudah habis dimakan waktu hanya untuk memikirkan dirimu . Lain kamu , Lain aku . kamu yang tak akan merasakan apapun yang berarti jika sehabis bertemu atau menghubungi ku . tapi aku , aku merasakan begitu pahit perjuangan ku lalu seketika aku rasakan betul kegagalan nya setelah itu . Pesan singkat mu sudah tiada gunanya lagi , hanya membuang-buang waktu bahkan pulsa mu saja bukan ? untuk itu , biar kan kunikmati saja ini sendiri sampai betul-betul aku berhulu pada kebahagiaan yang hakiki . terimaksih

A WORLD BETWEEN

it's always difficult thing to explore each other world but believe that someone will be there for you and if you're meant to be together you will be................

Surat Terbuka Untuk sang adik

Teruntuk Adik ku tersayang . Lama sekali rasa nya aku tidak memeluk mu , seperti saat engkau kecil dulu . Lama sekali tidak ku lihat tingkah konyol nan menggemaskan dari mu dulu . tak terasa waktu begitu cepat ya dik , kini engkau telah besar . sudah pandai engkau berdandan , begitu rupawannya wajah mu sekarang ingatkah dulu , saat engkau ku bawa-bawa main bersama dengan teman-teman ku ? dan tak henti-hentinya kau membuat aku jengkel . dulu , sewaktu aku mendengar kabar bahwa ibu sedang mengandung mu . betapa bahagia nya aku saat itu . bukan hanya ayah dan ibu tetapi aku pun juga menunggu akan kelahiran mu . jauh di hari kelahiran mu , aku sudah mempersiapkan kelahiran mu seperti menyusun-nyusun nama mu , aku buat namamu persis dengan nama ku . Dik , ingatkah dulu . kita selalu rebutan makanan ? kita selalu bertengkar karena hal sepele yang sangat tak berarti ? tapi sesudah nya , kita tetap bermain bersama lagi tanpa ada rasa benci atau pun dendam . kala ayah dan ibu sedang tak...

Surat Untuk Ayah dari Anak Gadismu

Hai ayah , apa yang terjadi padamu hari ini? aku melihat mu sangat lelah sekali, goresan didahi mu makin bertambah , jelas sekali ku lihat . Ayah , kapan ada waktu ? agar bisa aku cerita kan semua lelah ku padamu , ceritakan tentang kejam nya dunia  dan cerita kan pahit nya hidup . ingat kah dulu sewaktu ayah melatihku berjalan? tentang genggaman pertama jari jemari lentik nan kecil milikku ? tentang telinga yang pertama kali mendengar adzan dari mu ? mungkin aku lupa rasa bahagia kala itu ,tapi ku yakin engkau tak akan lupa . ayah , ingatkah waktu aku menangis karena dimarahi ibu , engkau datang lalu memelukku .? rengkuhan dekap pelukmu mampu meredakan tangis ku ? aku anak gadis mu ayah , yang pernah kau belai lembut rambut ku , disisirkan nya rambut ku dan di berikannya parfum pakaianku ketika aku belum mengerti apa itu sisir dan apaa itu parfum . waktu pertama kali menginjakkan kaki di bangku sekolah . ayah , tahukah engkau betapa bahagia nya aku mengenakan tas baru ...