Hampir Low batt Kewarasan
kaca di kamar mandi kantor ku terlalu gemerlap.
terlalu nyata membiaskan tubuhku .
bisakah ia berpura-pura..
membiaskan wajah yang merona dan tampak bahagia.
itulah cermin..
ia tak pernah berbohong.
bukan seperti ku..
pandai sekali bagai tupai.
cermin cermin ..
bawa aku ke duniamu.
masuk ke dalam setiap celah mu..
ajak aku berimajinasi dengan kehidupan semu.
kemudian, tok... tok.. tok..
dari dalam cermin menyeret ku masuk.
aku menurut..
dan aku ..
ada di dunia yang ku mau.
aku bangun dengan kopi yang manis..
tak ada asam lambung.
ku menoleh ada sosok nya yang dulu.
menemani di setiap pagi dan malam ku
ia mencerita kan, tentang sembilan tahun tanpa hadir ku.
kelabu katanya bagai lemari berdebu.
genggaman tangannya seolah ingin mengajak ku kemana pun ia mau
tanpa malu dan tanpa ragu
ada seorang gadis kecil lugu
memanggilku ibu
ia mirip sekali dengan laki-laki itu.
dan berkata "bikinkan aku susu"
aku ibu?
ibu dari anak ku, tapi siapa ayah nya.
kemudian , terdengar suara "ayah pakaikan aku sepatu"
gadis lugu menyuruh seorang laki laki berbadan kurus.
aku kembali ke kasur biru.
ku liat ada dinding yang angkuh dan dingin.
tertempel kanvas foto berukuran besar.
sepasang pengantin tertawa riang
aku dan dia..
akhirnya bersama, dalam mahligai suci yang di damba
tak ada mereka yang membuat kami berpisah.
karsa dan aksara kini menyatu
ilusi yang membahayakan ku.
membuat ku gumoh dengan kenangan .
yang seakan hampir membuat low batt kewarasan
kini..
aku kembali pada kenyataan ..
tak ada yang salah dengan sepenggal takdir tuhan
Komentar
Posting Komentar